Hai pembaca Tech in Asia Indonesia!

Simak laporan seputar industri teknologi dan startup dalam sebulan terakhir lewat sajian Monthly Overview+ kami.

Pada Juni 2024, aktivitas konsolidasi antar perusahaan mewarnai dinamika startup di Indonesia. Setidaknya terdapat dua aksi merger and acquisition (M&A) yang telah terjadi di bulan Juni kali ini, yakni yang pertama peristiwa akuisisi Mekari terhadap Jojonomic, startup SaaS yang dulu menjadi pesaingnya selama bertahun-tahun.

Lalu ada pula akuisisi Blibli ke Dekoruma, dengan nilai yang cukup fantastis yakni mencapai Rp1,16 triliun. Akuisisi ini menambah panjang daftar perusahaan yang telah diakuisisi oleh anak perusahaan Djarum tersebut setelah Tiket.com, dan Ranch market.

Selain kabar di dunia M&A, Tech in Asia merangkum berbagai aksi korporasi di industri teknologi dan startup Indonesia sepanjang Juni 2024, meliputi:

  • 💸 investasi yang diterima startup,
  • 🚀 kabar ekspansi ke luar negeri, serta
  • ⚙ efisiensi PHK.

Kami harap kamu terbantu dengan informasi dalam artikel ini.
Selamat menikmati ☕

REKAPITULASI AKSI INVESTASI

Secara akumulatif, aksi pendanaan startup Indonesia sepanjang tahun ini per 27 Juni 2024 berjalan mencapai US$377 juta (Rp6,18 triliun). Data tersebut berdasarkan pelacakan informasi publik yang terhubung dengan database editorial Tech in Asia Indonesia. Jumlah pastinya mungkin bisa lebih besar atau lebih kecil dari nilai kesepakatan yang terjadi.

Pada Juni 2024, tren pembiayaan berbasis piutang (debt fund) kembali dijumpai pada dua pengumuman investasi seperti Atome dan Carro, dua startup luar negeri yang juga memiliki bisnis di Indonesia.

Di luar itu, ada juga aktivitas pendanaan ekuitas di beberapa kabar pendanaan seperti:

  • startup makanan hewan Pawprints
  • startup proptech Jendela360
  • platform financing agent InfinID,
  • Amartha, dan
  • rumor pendanaan Jala

Why it matters?
Pantauan data kami menunjukkan bahwa skema debt funding masih menjadi opsi permodalan startup, khususnya dari perusahaan luar negeri.

Di sisi lain, pendanaan berbasis ekuitas privat atau private equity masih menjadi arus utama skema investasi startup Indonesia di bulan Juni 2024.

Zoom in
Pendanaan tahap awal (seri A ke bawah) masih menjadi penggerak dari aktivitas pendanaan startup. Peluang investasi D2C brand, fintech, dan sektor properti terlihat dalam momen pendanaan bulan ini.

Zoom out
Penurunan jumlah kesepakatan pendanaan, khususnya di tahap lanjutan (Seri B ke atas), merupakan indikasi adanya peningkatan kehati-hatian investor dalam menempatkan modal mereka di startup.

Dana kelolaan Accion Digital Transformation Fund yang diterima Amartha merupakan inisiatif organisasi nirlaba global bernilai US$152,5 juta yang bertujuan membantu lembaga keuangan dan usaha kecil menjadi lebih maju secara digital.


Pada Juni 2024, Mekari, melakukan akuisisi terhadap Jojonomic, startup layanan software as a service (SaaS) yang sama-sama berdiri sejak 2015 silam. Kedua perusahaan berharap penggabungan kekuatan ini dapat mendorong pengembangan solusi terintegrasi berbasis awan.

Akuisisi ini menambah panjang daftar perusahaan layanan SaaS yang telah dibeli oleh Mekari setelah:

  • Talenta (2019), platform Human Capital Management (HCM)
  • Sleekr (2019) platform manajemen HR dan payroll
  • Jurnal (2019) layanan akuntansi online
  • KlikPajak (2019) platform pembayaran pajak
  • Qontak (2021) platform CRM

REKAPITULASI AKSI BISNIS


Bulan ini, ByteDance selaku induk Tokopedia telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawannya. Total sekitar 450 karyawan dikabarkan terdampak oleh keputusan ini.

Di luar kabar efisiensi, upaya ekspansi ke luar wilayah Indonesia juga telah dilakukan oleh Volta. Perusahaan motor listrik tersebut mengupayakan ekspansi ke Thailand, Malaysia, dan Vietnam setelah mengakuisisi 50 persen Infi Asia E-Mobility Ltd.


Tech in Asia Indonesia ingin mengetahui insight dan opini kamu. Ayo sampaikan pendapat dan masukanmu via kolom komentar atau email ke ed@techinasia.com.

(Diedit oleh Rizqi Maulana)

RSS
Follow by Email
FbMessenger